08/20/2021

MA MAFAZA Bantul Adakan Uji Publik KTSP Tahun Pelajaran 2021/2022 di Tengah Pandemi COVID-19

Adanya Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat dari para pendidik generasi penerus bangsa. Pandemi ini juga tidak menyurutkan kinerja suatu madrasah, sehingga madrasah tetap menyiapkan sitem pembelajaran dikala kondisi seperti saat ini.

Setiap madrasah mempunyai hak untuk menyusun KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) berdasarkan visi dan misinya dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Begitupun juga MA MAFAZA telah menyusun KTSP untuk tahun ajaran 2021/2022.

Setelah melalui beberapa tahapan dalam pengembangan KTSP untuk mematangkan program, kemudian dilanjutkan dengan Uji Publik. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Zulfa Nur Isnaini, S.Pd. memaparkan hasil pengembangan KTSP MA MAFAZA didepan Kepala Kantor Kemenag Bantul dan Pengawas Madrasah serta tamu undangan pada Kamis 19 Agustus 2021 dengan tetap menetapkan protokol kesehatan serta peserta yang terbatas.

Pada Uji Publik KTSP kali ini dihadiri oleh perwakilan guru, pengawas madrasah, pemimpin yayasan Al Islah, pamong asrama putra dan putri, komite, pakar pendidikan dan wakil siswa. Pada kesempatan ini berkenan membuka Uji Publik ini Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bantul H. Aidi Johansyah, S.Ag., M.M.

“MA Mafaza merupakan salah satu madrasah yang memiliki potensi untuk dikembangkan lagi, karena saat ini merupakan momentum yang tepat dimana masyarakat sudah lebih memilih madrasah sebagai pendidikan bagi anak-anaknya. Karena harapan mereka ialah anak-anak ini mendapatkan ilmu duniawi maupun ukhrawi” ujar Bapak Aidi.

Beliau juga menegaskan bahwa saat ini cukup banyak madrasah kecil yang tidak bisa bersaing dan berkembang bahkan hampir tidak aktif lagi. Beruntung MA MAFAZA masih memiliki banyak potensi karena berbasis pondok pesantren.

Uji publik dilanjutkan dengan pemaparan hasil pengembangan KTSP yang ditanggapi dan direview langsung oleh pengawas madrasah Ibu Heni Prilantari, S.Pd., M.Pd. Banyak masukan yang diberikan kepada MA MAFAZA, terutama dalam hal penulisan pada draft KTSP.

“Konsep dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan progra-program lain sebenarnya sudah bagus, namun masih belum tersampaikan pada draft KTSP ini, jadi dapat disampaikan lagi (ditulis ulang) draftnya dengan bahasa yang komunikatif sehingga dari kemenag memiliki gambaran jelas ketika membaca draftnya” ujar Ibu Heni dalam memberikan komentar terkait draft KTSP MA MAFAZA.

(Humas)